Pages

Sabtu, 21 Mei 2011

MICROSOFT OFFICE ACCESS 2007

Diringkasi Oleh : Timothy Z. XI.TI

Informasi Yang Didapat Dari :

- Buku        : Be Smart, Be Professional with Microsoft Office 2007
- Penerbit    : Informatika Bandung
- Penyusun    : Cato Chandra, S.Kom dan Ir. Teddy Marcus Zakaria, M.T

Ringkasan Yang Diambil Dari :

Daftar Isi..................................................................
Bab 6 Microsoft Office
6.1    Pengenalan Microsoft Access 2007
6.2    Database
6.2.1 Membuat Data Base
6.2.2 Membuat Table
6.2.3 Menyetting Tabel
6.2.4 Tipe Data
6.2.5 Properti dari Field
         6.2.5.1 Field Size
         6.2.5.2 Field Format
         6.2.5.3 Decimal Places
         6.2.5.4 Input Mask
         6.2.5.5 Caption
         6.2.5.6 Default Value
         6.2.5.7 Validation Rule
         6.2.5.8 Required
         6.2.5.9 Indexed
               6.2.6 Membuat Tabel Baru
               6.2.7 Membuat Relationship Antar-Tabel
6.3    Menu View
    6.3.1 Query
            6.3.1.1 Jenis Query
            6.3.1.2 Menambahkan Field
            6.3.1.3 Mendefinisikan Calculated Field
            6.3.1.4 Mendefinisikan Judul Kolom
                (Column Heading)
           6.3.1.5 Mengubah Urutan Field
           6.3.1.6 Menyimpan Dan Menutup Query
           6.3.1.7 Menjalankan Sebuah Query
           6.3.1.8 Modifikasi Design Query
           6.3.1.9 Mengurutkan Data (Ordering Rows)

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
6.1 Pengenalan Microsoft Access 2007

Microsoft Access 2007 sangat mudah dipelajari dan dipahami. Dengan Microsoft Access kita dapat membuat Database, membuat dan merelasikan Tabel, Query, membuat form, membuat Report, membuat marco, dan switchboard dengan mudah dan singkat. Microsoft Office Access 2007 memiliki fitur yang baik untuk pengelolaan (insert, update, delete), pencarian, pencetakan suatu informasi secara cepat dan akurat.

Untuk menjalankan Microsoft Access 2007 dapat melakukannnya dengan langkah seperti berikut :
Start > All Programs > Microsoft Office > Microsoft Access 2007


6.2 Database
6.2.1 Membuat Database

Klik Blank Database > Isikan Nama Database Nya > Setelah itu tekan tombol Create untuk membuat Database.


6.2.2 Membuat Table

Klik View untuk mendesign table. Maka Access akan meminta table tersebut untuk di-save > Ganti nama “Tabel 1” menjadi “Karyawan” > Setelah itu tekan OK


6.2.3 Menyetting Tabel

“Default Value” berfungsi untuk mengotomatiskan pengisian dengan nilai data yang sudah ditentukkan.


6.2.4 Tipe Data

Ada beberapa jenis tipe data di dalam Microsoft Access 2007, yaitu :

1. Text : menampung data berbentuk teks,
2. Memo : menampung data berbentuk teks yang panjang
3. Number : menampung data berbentuk angka (Long integer, Single, Doble,…)
4. Currency : menampung data berbentuk angka (uang)
5. Autonumber : menampung data yang secara otomatis bertambah nilainya
6. Yes/No : menampung data Yes/No
7. OLE Object : menampung data nilai object OLE



6.2.5 Properti dari Field

Setiap field (kolom) pada sebuah table memiliki karakteristik berbeda. Untuk itu, perlu diatur property dari setiap field tersebut pada bagian tab General seperti field size Format dsb dan Lookup.

Penjelasan properti pada Tab General sbb:

6.2.5.1 Field Size

Untuk data berbentuk Text, merupakan kumpulan karakter dengan nilai Default 50, maksimumnya 225.
Untuk data berbentuk Numeric, ada beberapa pilihan yaitu :
- Byte        - Simple
- Integer    - Double
- long Integer    - Replication ID
- Single    - Decimal

6.2.5.2 Field Format

Properti Ini digunakan untuk mengatur tampilan di layer atau dalam laporan. Properti ini berfungsi untuk semua tipe data kecuali OLE, Object, dan AutoNumeric.

Untuk Field Numeric dan Currency ada beberapa pilihan :
- General Number : tampilan umum untuk angka
- Currency : tampilan angka dengan pemisah ribuan dan didahului symbol matau uang
- Euro : menggunakan format uang euro
- Fixed : tanda pemisah ribuan
- Standart : ada pemisah ribuan
- Percent : nilai dalam bentuk persen (%)
- Scientific : nilai angka dengan notasi

Untuk Field Date/Time ada beberapa pilihan :
- General Date : hanya tanggal tanpa jam, jam tanpa tanggal, atau jam dan tanggal
- Long Date : hari disertai tanggal
- Medium Date : tanggal dimana bulan hanya 3 karakter pertama
- Short Date : hari dan bulan masing-masing 2 digit
- Long time : format jam normal
- Medium Time : format jam dalam PM atau AM
- Short time : format jam tanpa detik

Untuk Field Yes/No bias berupa Yes/No, True/False, dan On/Off.
- Yes, True dan On Diwakili oleh Yes, dan No, false, off diwakili oleh No



6.2.5.3 Decimal Places

Mengatur jumlah decimal untuk tipe data Numeric dan Currency.

6.2.5.4 Input Mask

Digunakan untuk mengontrol input data sehingga input data menjadi mudah dan hanya nilai tertentu yang diperoleh masuk.

6.2.5.5 Caption

Digunakan untuk menampillkan judul field.

6.2.5.6 Default Value

Nilai Default yang secara otomtis disimpan bila nilai tidak diisikan.

6.2.5.7 Validation Rule

Properti ini digunakan untuk mengontrol data masukan menurut criteria tertentu.

6.2.5.8 Required

Properti bernilai Yes, maka pengguna diharuskan mengisi field tersebut (tidak boleh kosong) Properti ini dapat digunakan untuk semua field kecuali Autonumber.

6.2.5.9 Indexed

Properti ini digunakan untuk mengatur field index. Index digunakan untuk mempercepat proses pencarian/query pada data yang memerlukan keterurutan.

6.2.6 Membuat Tabel Baru

Untuk membuat table baru, klik “Create”, kemudian “Table” > Kemudian lakukan kembali seperti langkah 1.


6.2.7 Membuat Relationship Antar-Table

Untuk membuat “Relationship”, klik “Database Tools” > kemudian klik “Relationship”.

Bila Relationship belum dibuat maka secara otomatis Access akan membuka daftar    table > Pilih table mana saja yang ingin dibuat Relationship > Tekan Add untuk memasukkan tabelnya > Tabel akan tampil di dalam tab Relationship > Geser NIK
(Karyawan) ke NIK (kehadiran) > Pada saat geser maka akan keluar menu edit Relationship > Tekan Create untuk membua Relationship.

6.3 Menu View
6.3.1 Query

Pada bagian ini kita akan membahas bagaimana membuat query dan menggunakan query tersebut untuk pengelolaan/ pencarian/ pengurutan data pada table. Query adalah sebuah object di dalam database (mirip table). Melalui query ini kita dapat sekedar menampilkan data (sebagian/seluruh), mengubah atau menyusun menurut aturan tertentu, bahkan dengan query kita bisa menyajikan informasi hasil gabungan beberapa table.

6.3.1.1 Jenis Query

Ada beberapa jenis query yaitu :
- Selecy Queries, query ini menampilkan astrak data atau seluruh data. Data yang ditampilkan bisa dipilih sesuai criteria tertentu.
- Action Queries, query ini digunakan untuk melakukan delete, update, insert data, dan create table baru.
-Crosstab Queries, query ini digunakan untuk mengkalkulasikan atau restrukturisasi data untuk keperluan analisis.

Untuk membuah sebuah Query berikut langkahnya :
Klik Create > Klik “Query Design”

6.3.1.2 Menambahkan Field

Untuk menambahkan field baru pada QBE grid, ada beberapa cara:
- klik ganda pada field table yang muncul dibagian atas QBE
- Lakukan drag & drop dari field table ke grid field
- Klik pad grid field, maka akan muncul drop down list yang  berisi field-field yang ada di table tersebut.
- Menetikkan nama field secara langsung di field grid.

6.3.1.3 Mendefinisikan Calculated Field

Calculated Field adalah field hasil perhitungan dari sebuah ekspresi

6.3.1.4 mendefinisikan Judul Kolom (Column Heading)

Judul kolom biasanya sesuai dengan nama field, namun kita dapat mengubahnya agar hasil query lebih mudah di baca.

6.3.1.5 Mengubah Urutan Field

Jika ingin merubah urutan field, dapat dilakukan dengan drag & drop pada kolom field yang akan dipindahkan
6.3.1.6 Menyimpan dan Menutup Query

Untuk menyimpan Query dapa dilakukan :

Klik Tombol Save pada Toolbar > Memilih menu field save

Bila  query belum diberi nama maka akan muncul dialog pemberian nama query, untuk mentup query klik tanda Close.

6.3.1.7 Menjalankan Sebuah Query

Untuk menjalankan query, dapat dilakukan beberapa cara :
- Dari Database Window : pilih query nya lalu klik tombol open
- Dari Design View : klik tombol run pada toolbara atau
- Plih select Query, klik tombol Datasheet view

6.3.1.8 Modifikasi Design Query

Untuk modifikasi query, pilih nama query yang diinginkan, kemudian tekan tombol

6.3.1.9 Mengurutkan Data (Ordering Rows)

Untuk mengurutkan data (rows), kita dapat mengisi pada baris sort pada QBE grid. Klik pada field dibaris sort tersebut dan akan muncul Drop Down List. Pilih Ascending jika ingin mengurutkan dari kecil ke besar, Descending untuk mengurutkan dari besar  ke kecil. Kosongkan jika field tersebut tidak ingin diurutkan.

Kita juga dapat mengurutkan gabungan beberapa field. Caranya sama dengan memilih Ascending/Descending untuk field lainnya. Contoh Ascending field state dan Descending untuk field city.

Tips dan Cara Memformat Ulang Hard Disk dan Menginstall Ulang OS Windows atau Linux pada Komputer PC / Laptop - Petunjuk Teknis

Dari : Organisasi.Org Komunitas & Perpustakaan Online Indonesia

Mon, 19/06/2006 - 1:23pm — godam64

Masalah yang bersifat fatal dan parah bisa saja terjadi kapan dan di mana saja tidak memandang merk dan harga komputer pc / laptop anda. Terkadang komputer tidak bisa masuk ke windows akibat banyak hal seperti terkena virus, file booting hilang, bad sector, komputer lambat, komputer sering hang, salah seting dan berbagai masalah lainnya.

Jika berbagai cara sudah anda lakukan dan belum mendapatkan hasil yang memuaskan maka jalan pintas / singkat yang paling baik adalah dengan cara format ulang harddisk / hard drive yang ada di koputer pc / laptop anda. Pada tips ini akan diberikan beberapa langkah mudah yang dapat anda lakukan sendiri tetapi tidak secara mendetail. Bila anda butuh bimbingan anda bisa menanyakan di forum situs organisasi.org ini. Mudah-mudahan saya atau kawan lain dapat membantu anda.

A. Langkah dan Tahap Format Ulang Hard Disk

1. Back up / bekap file penting anda yang ada pada hardisk karena dengan format akan menghapus semua file yang ada di hard disk anda. Jika anda punya cd-rw drive atau dvd-rw drive anda bisa membakar file anda ke dalam cd atau dvd. Cara lain backup adalah dengan flash disk, disket floppy, disket zip, pindah file ke jaringan network lan atau internet pada komputer atau server lain dan lain-lain.

2. Setelah backup selanjutnya adalah membuat windows boot disk / rescue disk pada disket floppy 1.4 MB. Disket ini bertujuan untuk booting langsung ke disket tidak melalui harddisk anda. Istilahnya anda akan menggunakan os microsoft dos yang ada pada disket yang anda buat.

3. Ganti Setting Bios
Saat komputer dinyalakan anda harus langsung masuk ke tampilan bios untuk setting pilihan urutan boot. Caranya ketika komputer baru dinyalakan anda menekan dan menahan tombol delete sampai bios muncul di layar monitor komputer anda. Ganti urutan booting dengan urutan pertama floppy disk.

4. Format Hard Disk
Setelah bios diganti serta disave anda masukkan disket kemudian restart komputer anda. Nanti komputer anda akan otomatis boot dari disket tersebut dan pilih boot without cd-rom supaya proses booting bisa lebih cepat. Setelah masuk ke command prompt a:\ ketik format c: lalu tekan enter. Disesuaikan dengan jumlah partisi anda yang ada. Jika anda punya partisi 3 buah maka tambah perintah format d: dan format e:. Tips dan cara mempartisi hard disk mungkin bisa anda cari di kotak search di sebelah kiri halaman artikel ini. Jika format telah selsesai beri nama drive tersebut sesuai selera anda. Jika semua beres dan berjalan lancar maka proses format ulang telah selesai. Kini harddisk anda menjadi seperti baru kembali.
B. Langkah dan Tahap Install Ulang OS Windows dan Linux

1. Install Windows 98 / 2000 / ME / XP / Vista / Linux
Langkah pertama dalam mengistall ulang operating system pada komputer pc atau laptop anda adalah booting ulang ke disket anda dan pilih support cd-rom device. Setelah keluar command prompt lalu anda masukkan cd instalasi os anda sesuai selera anda. Kemudian cari drive cd-rom atau dvd-rom anda dengan mengetik d: atau e: dan lain sebagainya sesuai lokasi drive cd atau dvd rom anda. Setelah ketemu anda kemudian cari file setup.exe dengan perintah cdnama folfer untuk masuk ke dalam folder. Perintah cd.. untuk mundur satu folder level. perintah dir atau dir/w atau dir/p untuk melihat list file yang ada pada folder tersebut. Kalau sudah ketemu maka jalankan setup.exe atau install.exe dengan mengetik nama file tersebut lalu tekan tombol enter satu kali saja. Langkah berikutnya anda tinggal mengikuti perintah yang ada pada installasi cd atau dvd os.

2. Setting Settingan Boot pada Bios
Setelah install ulang windows atau linux selesai, maka keluarkan disket flopyy 1,4 anda dan masuk kembali ke menu bios setelah restart ulang. Pilih IDE-0 sebagai first boot. Floppy bisa anda seting menjadi boot kedua dan cd-rom menjadi boot ketiga. Anda bebas menentukannya sesuai dengan keinginan anda. Sehabis itu direstart ulang kembali.

3. Install Driver dan Software
Jika sudah berhasil masuk ke tampilan windows atau linux awal, selanjutnya anda nginstall driver untuk sound card, printer, scanner, kabel data, dan sebagainya sesuai hardware yang ada. Anda harus mencari dan memiliki sendiri driver tersebut. Setiap jenis komputer memiliki driver yang berbeda. Biasanya anda akan diberi cd driver saat anda membeli komputer atau hardware lainnya. Tanpa driver maka peralatan yang terhubung pada komputer laptop atau pc tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya.
Selamat mencoba dan semoga berhasil

Selasa, 10 Mei 2011

PHP & MySQL: Tutorial Dasar

PHP & MySQL: Tutorial Dasar

February 15th, 2006  |  Published in Artikel & Tutorial, Web Programming  |  12 Comments
 
Pada tutorial kali ini, kita akan mencoba melakukan operasi – operasi dasar pada PHP MySQL.
1. Membuat koneksi
<?php
$hostmysql = “localhost”;
$username = “mysqlusername”;
$password = “mysqlpassword”;
$database = “namadatabase”;

$conn = mysql_connect(“$hostmysql”,”$username”,”$password”);
if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
mysql_select_db($database,$conn) or die (“Database tidak ditemukan”); >

Penjelasan Script:
a. mysql_connect
digunakan untuk membuat koneksi dari PHP ke server MySQL. Data mengenai hostname, mysql username, dan password yang digunakan telah diwakilkan oleh variabel $hostmysql, $username, $password. Penulisannya akan sama dengan:
mysql_connect(“localhost”,”username”,”password”);
b. mysql_select_db
untuk memilih database yang akan digunakan.
c. if (!$conn) die (“Koneksi gagal”);
jika koneksi gagal dibuat (!$conn), maka akan muncul pesan kesalahan
Setiap operasi PHP yang berhubungan dengan MySQL, akan membutuhkan sintaks diatas. agar lebih mudah, lebih baik disimpan terlebih dahulu dengan nama konfig.php. Jika sintaks tersebut dibutuhkan lagi, maka kita melakukan include terhadap file konfig.php tersebut.
2. Membuat tabel pada MySQL
<?php
include (“konfig.php”);
mysql_query(“CREATE TABLE user (
namadpnVARCHAR(20),
namablkg VARCHAR(20),
negara VARCHAR(20))”); ?>

Penjelasan script:
1. include (“konfig.php”);
perintah include digunakan untuk mengikut sertakan sebuah file (pada contoh diatas adalah file konfig.php).
2. mysql_query
format umum dari perintah ini adalah mysql_query(string dari query).
mysql_query akan sering dijumpai pada artikel kali ini.
3. Memasukkan data pada tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$insert = “INSERT INTO users (namadpn,namablkg,negara)
VALUES (‘Saya’,'Sendiri’,'Indonesia’)”;
mysql_query($insert) or die (“tidak dapat memasukkan data ke tabel”);?>

4 . Menampilkan data dari tabel
<?php
include (“konfig.php”);
$query = “SELECT * FROM user”;
$result = mysql_query($query);
$numrows = mysql_num_rows($result);
while($row = mysql_fetch_array($result)){
echo “Jumlah data: $numrows <br>”;
echo “Nama Depan: $row[namadpn] <br>”;
echo “Nama Belakang: $row[namablkg] <br>”;
echo “Negara: $row[negara]“;
} ?>

Penjelasan script:
1. mysql_num_rows
digunakan untuk menghitung jumlah baris yang didapat dari hasil eksekusi query (mysql_query).
2. while ( ) {
}
digunakan untuk melakukan perulangan selama data yang yang diinginkan masih ada. (dalam contoh diatas: akan menampilkan semua isi dari table).
3. mysql_fetch_array
menampilkan data dari tabel dalam bentuk array